Kota Mojokerto: Sejarah
Majapahit didirikan pada tahun 1293 oleh Raden Wijaya, beliau dihadiahi tanah Alas Trik /Hutan disepanjang Daerah Aliran Sungai Brantas (Mojokerto dan sekitarnya) untuk mendirikan kerajaan majapahit.Pada saat pembabatan hutan untuk mendirikan kerajaan,pasukan menemukan pohon berbuah besar ,lalu para pasukan berniat mencoba buah tersebut,namun buah tersebut terasa pahit sekali,sehingga raden wijaya menamakan wilayah tersebut dengan nama Majapahit /Wilwatikta.
Setelah kehancuran Majapahit tahun 1527 yang beribukota di Kediri yang dipimpin Girindrawardhana dan Patih Maudhara (dinasti Kediri) ,Wilayah Kotaraja/Kertabumi /Mojokerto raya ,masih bertahan dan dipimpin seorang Adipati wanita bernama Ratu Mas Ratna Dewi Maskumambang / Ratna Pembayun. (1454-1560) ,beliau merupakan anak Perempuan Sulung dari pasangan Raja Brawijaya V atau Bhre Kertabumi dengan Dewi Amarawati Champa.Ratu Pembayun Maskumambang pernah menikah dengan Kyai Ageng Pengging Sepuh/Andayaningrat dari pengging. Pada tahun 1559 tercatat dalam Babad Sumenep, Ratu Japan masih berkuasa atas Wilayah Wilwatiktapura, pantai utara Jatim dan Madura sekitar tahun 1518-1559, dalam pemerintahannya dibantu oleh 2 patih yaitu Tumenggung Pecatondho (adipati terung) dan Tumenggung Kanduruwan (menantu Pecatondho).
Kadipaten Kertabhumi (mojokerto) di bekas pusat ibu kota kerajaan Mojopahit, berubah nama menjadi kadipaten japan sekitar tahun 1530 -1600 an ,lambat laun Kadipaten Japan terpecah menjadi 3 wilayah kabupaten/katemenggungan yaitu kabupaten wirasaba,kabupaten Japan Kulon,kabupaten japan wetan.Wirasaba dipimpin Adipati Ronggopermono berkraton di Mojoagung,Japan Kulon dipimpin Adipati Ronggopramiyo berkraton di Sooko Penarip,dan Japan wetan dipimpin Adipati Prawiroseno berkeraton di damarsi bangsal.Mereka Masih keturunan ki ageng Pengging sepuh.Ki ageng pengging sepuh menikahi Ratu Mas Maskumambang (Ratna Pambayun) yang masih dinasti brhe kertabumi majapahit /brawijaya V. Perebutan kekuasaan antara Japan Kulon dan Japan wetan dimenangkan Oleh Japan Kulon,lalu Japan Dipersatukan kembali oleh Joko Buang (putra adipati japan kulon )yang mengangkat diri sebagai Adipati Mirunggo atau yang dikenal dengan nama gelar Pangeran Arya Wirasaba di usia 15 tahun penguasa Kadipaten Japan(Mojokerto Raya & Jombang).
Pada abad abad berikutnya (tahun 1720 M) Kadipaten Japan berubah nama menjadi kabupaten Mojokerto yang terdiri atas wilayah Mojokerto raya dan Jombang, Pusat Pemerintahan yang awalnya berada di Desa Japan (sekarang Desa Japan dan Lingkungan Pekuncen) dipindah ke area Kutho Bedah (Sekarang area Magersari Kota Mojokerto).Dengan Tata Pusat Kota Catur Tunggal dengan bercirikan adanya Masjid Agung di barat alun alun,Kantor Bupati sebelah timur alun alun ,Pasar dan kebon rojo (Kebun Raja) disekitar Timur Alun Alun tepatnya di Area Sekolah TNH , kantor assisten regent/patih disebelah utara alun alun. …