Heimatgeschichte · Manggarai ·

Suku Manggarai: Sejarah

Menurut catatan sejarah, mereka secara historis dikuasai secara bergantian oleh suku Bima dengan Kesultanan Bima dari pulau Sumbawa dan suku Makassar dengan Kesultanan Gowa dari pulau Sulawesi. Di bawahnya terdapat beberapa kerajaan lokal. Kerajaan Reo yang didirikan putri Sultan Gowa bernama Daeng Tamima yang mempersunting pangeran Bima. Penguasa Reo menjadi perwakilan Sultan Bima bersama penguasa Pota sehingga keduanya bergelar naib. Kerajaan-kerajaan kecil lainnya disebut Kedaluan dipimpin oleh seorang yang bergelar dalu. Tiga kedaluan dengan pengaruh yang kuat disebut dalu mese (kedaluan besar), mereka adalah Kedaluan Todo yang pendirinya merupakan seorang Minangkabau bernama Mashur, Kedaluan Cibal, dan Kedaluan Bajo. Para naib (Reo dan Pota) dan Kedaluan Todo kemudian membawahi beberapa dalu koe (kedaluan kecil).
Terdapat sekitar 500.000 orang Manggarai pada akhir abad ke-20. Menurut catatan Joshua Project, jumlah populasi suku ini sekitar 725.000 jiwa.

von Fremdinhalte · Regionauts

Quelle: Text: Wikipedia – „Suku Manggarai“, Autorinnen und Autoren (Versionsgeschichte), CC BY-SA 4.0