Heimatgeschichte · Beaufort ·

Beaufort, Sabah: Sejarah

Beaufort, Sabah: Sejarah

Kota ini dinamai berdasarkan mantan Gubernur Kolonial Inggris, Leicester Paul Beaufort, yang pernah memerintah wilayah Sabah (dahulu Borneo Utara) sejak tahun 1896 hingga 1900. Sebelum itu, Beaufort dinamai Padas, dengan sungai Padas yang mengaliri wilayah kota ini.
Beaufort dikenal sebagai salah satu permukiman tertua di Sabah yang didirikan oleh Perusahaan Borneo Utara Britania (bahasa Inggris: British North Borneo Company). Beaufort merupakan salah satu kota terawal di Pulau Kalimantan yang terhubung oleh jalur kereta api. Pada masa awal pendirian Beaufort, telah terdapat dua buah deret rumah toko yang terbuat dari kayu, kantor pemerintahan daerah, satu stasiun kereta api, dan satu kantor polisi. Setelah Perang Dunia II, terdapat penambahan pada deretan toko sehingga bertambah menjadi enam deret toko. Namun, terjadi kebakaran yang menghancurkan dua deret rumah toko sehingga saat ini hanya tersisa empat deret rumah toko yang berdiri dengan utuh dan stabil.
Beaufort pada awalnya didirikan untuk mendorong pembangunan ekonomi di Bagian Pedalaman di Sabah, dengan penggerak perekonomian awal terutama berupa perkebunan karet. Saat ini, perekonomian Beaufort masih cenderung ditopang oleh sektor agrikultur, terutama industri minyak sawit, karet, sagu, serta buah-buahan seperti mangga dan durian. Dengan sejarah perkebunan karet yang panjang, kota ini mendapat julukan "kota karet".
Pada masa Perang Dunia II, di kota ini terjadi sebuah pertempuran antara pasukan Jepang dan Australia yang dikenal sebagai Pertempuran Beaufort, pada tanggal 26 hingga 28 Juni 1945.

von Fremdinhalte · Regionauts

Quelle: Text: Wikipedia – „Beaufort, Sabah“, Autorinnen und Autoren (Versionsgeschichte), CC BY-SA 4.0 · Foto: Kinabalu86, CC BY-SA 4.0 – Wikimedia Commons