Heimatgeschichte · Perlis ·

Perlis: Sejarah

Perlis: Sejarah

Dari segi sejarah, Perlis adalah negara bagian di bawah naungan Kedah. Bukti-bukti pra-sejarah yang terdapat di Bukit Tengku Lembu di Beseri menunjukkan kewujudan negara bagian ini. Masa selepas pra-sejarah menunjukkan pengaruh ideologi Islam yang mengambil alih pengaruh Hindu dan Buddha pada akhir abad ke-12 kerana berdasarkan cara hidup masyarakat setempat.
Ideologi ini juga dipengaruhi oleh sultan Kedah yang menunjukkan gambaran negara bagian tersebut. Terdapat beberapa pendapat yang berlainan mengenai sejarah pembentukan negara bagian Perlis. Menurut Ahmad Ismail dan YB Dato' Yazid bin Mat dalam buku mereka "Negeri Perlis Indera Kayangan: Sejarah Pembentukan Sebuah Negeri Berdaulat" nama Perlis diambil dari nama pohon yaitu "Pohon Perlis". Ketika itu, daerah Perlis adalah di tenggara berbatasan Satun, di barat daya daerah Kubang Pasu, berhadapan dengan Selat Melaka di barat, di timur laut Songkhla. Namun terdapat fakta sejarah bahwa kawasan daerah Perlis sebenarnya lebih luas dari itu.
Pendudukan Siam ke atas Kedah dan jajahannya pada tahun 1821 menyebabkan serangan dan tindakan balasan penduduk setempat secara besar-besaran, akhirnya telah membawa kepada pengunduran Siam dan penyerahan kuasa mengadministrasikan kepada pembesar setempat bagi mengadministrasikan Kedah, Setul, Kubang Pasu dan Perlis.
Bagi negara bagian Perlis, Raja Long Krok dilantik sebagai Gubernur, saat Syed Hussin Jamalullail sebagai wakilnya. Detik ini, merupakan detik bersejarah bagi negara bagian Perlis yang telah mendapat pengakuan dari status tanah jajahan menjadi status sebuah negara bagian bernaungan.

von Fremdinhalte · Regionauts

Quelle: Text: Wikipedia – „Perlis“, Autorinnen und Autoren (Versionsgeschichte), CC BY-SA 4.0 · Foto: Mohammad Hafiz mypap…, CC BY-SA 3.0 – Wikimedia Commons