Heimatgeschichte · Karanganyar ·

Kabupaten Karanganyar: Sejarah

Kabupaten Karanganyar: Sejarah

Proses historis terbentuknya Kabupaten Karanganyar dimulai dari pemerintahan desa yang kecil, yang dibentuk pada masa perjuangan Raden Mas Said, pada tahun 1741 sampai 1757. Pada saat itu, Raden Mas Said yang dikenal sebagai Pangeran Sambernyawa menjadikan beberapa daerah yang kini merupakan bagian dari daerah Kabupaten Karanganyar sebagai pusat perlawanan terhadap Belanda. Daerah-daerah tersebut mencakup daerah Nglaroh, daerah Sembuyan, dan daerah Matesih, yang selanjutnya menjadi titik sejarah dan awal dari proses pertumbuhan pemerintahan dan kewilayahan Kabupaten Kanganyar.
Nama Karanganyar berasal dari pedukuhan yang berada di kabupaten ini. Nama ini diberikan oleh Raden Mas Said (Mangkunagara I), karena di tempat inilah, ia menemukan kemantapan akan perjanjian baru (bahasa Jawa: anyar) untuk menjadi penguasa setelah memakan wahyu keraton dalam wujud burung Derkuku. Pada zaman Kolonial terdapat sebuah kabupaten yang memakai lebih dahulu nama Karanganyar, yaitu Kabupaten Karanganyar-Roma (Sekarang bagian Kabupaten Kebumen) sebuah kabupaten bagian dari Kasultanan Yogyakarta hingga dihapuskan oleh Kolonial Belanda dengan alasan politis pada tanggal 1 Januari 1936. Pada saat itu Kabupaten Karanganyar masih dikenal dengan nama Kadipatèn Mangkunagaran, di mana Karanganyar adalah salah satu Kawedanan di dalamnya.
Berdasarkan Staatsblad Nomor 30 tahun 1847, tanggal 5 Juni 1847, Kabupaten Anom (Onderregent) Karanganyar terbentuk, bersama-sama dengan dibentuknya dua Kabupaten Anom lainnya, yaitu Kabupaten Anom Wonogiri dan Anom Malangjiwan, yang berada dalam wilayah pemerintahan Kadipaten Mangkunegaran. Dalam pelaksanaan pemerintahannya, setiap Kabupaten Anom, termasuk Kabupaten Anom Karanganyar dibentuk Kantor Urusan Pemerintahan, Kantor Urusan Pengadilan, Kantor Urusan Kepolisian, dan Kantor Urusan Perkebunan. Pada tahun 1917, dengan Rijksblad Mangkunegaran nomor 37 dibentuk dua Kabupaten, yaitu: Karanganyar dan Wonogiri. Dan pada tanggal 18/11/1917, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara VII melantik KRMT. Hardjo Hasmoro sebagai Bupati Karanganyar.
Berdasarkan Rijksblad Mangkunagaran Nomor 10 tahun 1923, Kabupaten Karanganyar dibagi menjadi 3 (tiga) wilayah kawedanan, yaitu:

Kawedanan Karanganyar
Kawedanan Karangpandan
Kawedanan Jumapolo
Dari tiga wilayah kawedanan tersebut, terdapat setidaknya 14 wilayah kepanewon (setara kecamatan) yang mencakup:

von Fremdinhalte · Regionauts

Quelle: Text: Wikipedia – „Kabupaten Karanganyar“, Autorinnen und Autoren (Versionsgeschichte), CC BY-SA 4.0 · Foto: Lip Kee from Singapore, Republic of Singapore, CC BY-SA 2.0 – Wikimedia Commons