Heimatgeschichte · Kota Jambi ·

Kota Jambi

Kota Jambi

Kota Jambi (Melayu: كوتا جمبي) adalah sebuah kota di pulau Sumatra sekaligus merupakan ibu kota dari Provinsi Jambi, Indonesia. Kota ini dibelah oleh Sungai Batanghari yang merupakan sungai terpanjang di pulau Sumatra, kedua kawasan tersebut terhubung oleh Jembatan Gentala Arasy, jembatan pedestrian di atas sungai pertama di Indonesia yang memiliki kontur meliuk seperti huruf S.
Kota Jambi merupakan enklave dari kabupaten Muaro Jambi yang memiliki luas sekitar 205,38 km² dengan jumlah penduduk pada akhir tahun 2024 sebanyak 649.656 jiwa. Kota ini berdiri pada tanggal 28 Mei 1401 berdasarkan peraturan daerah Kota Jambi nomor 3 tahun 2014, penetapan hari jadi tersebut tidak lepas dari momentum sejarah ditemukannya Tanah Pilih oleh Raja Jambi, Putri Selaras Pinang Masak bersama sepasang angsa. Berlokasi disepanjang rumah dinas komandan resort militer sampai ke Masjid Agung Al-Falah. Kemudian dibentuk sebagai pemerintah daerah otonom kotamadya berdasarkan ketetapan Gubernur Sumatra nomor 103/1946, tanggal 17 Mei 1946.
Nama "Melayu" berasal dari Kerajaan Melayu yang pernah ada di kawasan Sungai Batang Hari, Jambi, yang juga membuat Jambi dikenal dengan julukan "Bumi Melayu Jambi". Pada abad ke-16, Kota Jambi sebelumnya dikenal dengan nama "Tanah Pilih" merupakan ibukota Kesultanan Jambi dengan sultan pertamanya Pangeran Kedah yang bergelar Sultan Abdul Kahar. Kesultanan Jambi sebelumnya bernama kerajaan Melayu Jambi yang didirikan oleh Raja Jambi, Datuk Paduko Berhalo bersama istrinya, Putri Selaras Pinang Masak pada tahun 1460. Kesultanan Jambi resmi dibubarkan oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1906, dengan sultan terakhirnya Sultan Thaha Syaifuddin.

von Fremdinhalte · Regionauts

Quelle: Text: Wikipedia – „Kota Jambi“, Autorinnen und Autoren (Versionsgeschichte), CC BY-SA 4.0 · Foto: Firzafp, CC BY-SA 3.0 – Wikimedia Commons