Heimatgeschichte · Buton ·

Pulau Buton: Sejarah eksplorasi dan eksploitasi aspal

Endapan aspal yang ada di Buton merupakan satu-satunya cadangan aspal alam di Indonesia. Selain di Buton, cadangan aspal alam lain dapat ditemukan di Trinidad, Albania, serta Irak. Kandungan aspal di Buton pertama kali diketahui pada awal abad ke-20, dengan penyelidikan pertama dilakukan oleh Elbert pada 1909, yang dilanjutkan oleh Departemen Tambang Pemerintah Hindia Belanda antara 1922-1930. Eksploitasi aspal pertama kali dilakukan oleh N.V. Mijnbouwen Cultuur Maatschappij Boeton. Perusahaan tersebut mengoperasikan tambang hingga pecahnya Perang Pasifik. Pada tahun 1954, penambangan aspal diambil alih oleh Butas (Buton Aspal), unit dari Departemen Pekerjaan Umum. Pada tahun 2021, produksi aspal Buton mencapai 705,3 ribu ton, sepertiga dari total kapasitas terpasang sebesar 1,99 juta ton per tahun.

von Fremdinhalte · Regionauts

Quelle: Text: Wikipedia – „Pulau Buton“, Autorinnen und Autoren (Versionsgeschichte), CC BY-SA 4.0